Please enable JavaScript

Jadi kepikiran membuat channel youtube

Sudah lama saya ingin menyalurkan hobi musik saya melalui channel youtube. Tapi ada alasan yang bikin saya mengganjal yaitu karena kurangnya kebebasan di youtube. Musik adalah konten yang berhak cipta. Itu yang bikin saya ragu untuk membuat channel youtube.

Tapi sekarang saya justru ingin membuat channel youtube tentang musik. Berikut saya akan jabarkan alasannya :

Tulisan blog saya gampang di Curi orang

Saya merasa dirugikan, tulisan yang saya buat banyak di copas oleh orang lain. Tulisan di blog itu terlalu gampang di curi, dan saya pikir jika konten dalam bentuk video sedikit lebih susah di copas. Dan kreativitas itu mahal.

Saya benar-benar hobi bermain musik.

Source : Pixabay.com

Yang namanya hobi tuh pasti bikin senang, meskipun musik itu adalah konten yang berhak cipta. Dan saya cukup senang membuat video di youtube meskipun seandainya tidak bisa di Monetize seperti di blog.

Ingin menghibur orang lain melalui Video

Rencananya konten yang akan saya buat adalah konten tentang karaoke, dan aransement musik yang saya bikin sendiri. Semoga saja bisa menghibur dan menambah variasi musik yang ada.

Media Promosi buat diri sendiri.

Selain hobi, saya punya rencana ingin mengembangkan bakat musik saya. Mungkin suatu hari bisa membuat saya menjadi pemain musik yang profesional dan siap tampil mengisi acara di panggung.

Minat orang perlahan beralih ke dunia Visual

Menurut statistik, minat pembaca di Indonesia itu kurang. Termasuk saya. Hehehe... Orang-orang lebih suka melihat konten gambar dan video daripada tulisan

Tetapi, meskipun saya beralih ke dunia Video pun, kegiatan ngeblog tetap berjalan. Hanya saja frekuensi posting akan berkurang.

Nah, itulah rencana saya yang ingin saya kerjakan. Semoga di awal tahun 2021 rencana itu dapat terealisasikan dengan nyata. Bukan sekedar wacana doank.

Perhatian !
Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Dilarang keras berkomentar mengandung kata pornografi, sara, politik, jualan atau promosi, ujaran kebencian dan menyudutkan pihak tertentu. Bijaksanalah dalam memberi komentar. Terima kasih
0 Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Kategori dan Label