Please enable JavaScript

Pertama kali naik pesawat. Rasanya kaya gimana?

Halo friend, kali ini saya akan bercerita saat pertama kali naik pesawat. Mungkin disini ada yah yang belum pernah naik? Nah saya akan mencoba bercerita.

Pada tahun 2018, saya mulai bekerja di usaha online sebagai tukang "packing" atau bungkus pesanan orang yang membeli lewat online. Platform yang digunakan yaitu Shopee, bukalapak dan Tokopedia. Tempat saya kerja tuh di rumah pribadi, bukan di ruko atau kantor. Karyawannya hanya ada dua orang yaitu saya "staff packing" dan teman saya, Mitha "Admin". Si Mitha ini adalah admin yang terakhir saya kenal karena sebelumnya ada admin juga yang resign. Mungkin karena gak betah kerja di rumah pribadi milik orang lain.

Hari demi hari saya lewati kerja di sini. Hingga akhirnya gak terasa saya sudah hampir setahun kerja. Ada perasaan jenuh juga karena tiap hari ketemu orang itu itu saja dan mengerjakan hal yang sama. Jadi ga ada variasi sama sekali. Tapi mau gimana lagi, namanya juga kerja di rumah orang.

Beruntungnya yang punya rumah pada baik. Tak jarang mereka memberi tips berupa uang atau makanan. Tapi tetep saja rasa canggung dan malu itu ada.

Bos saya pernah berkata : "Jika omset toko melesat maka akhir tahun kita akan liburan". Denger kata itu saya jadi merasa seperti Manusia. Gak kaya kebau, kerja terus. Hehehe... Wajarlah setahun sekali kita refreshing sejenak dari pekerjaan.

Dan Alhamdulillah pada bulan Desember toko online kita naik omzetnya. Grafiknya naik terus. Dan pada akhirnya "liburan akhir tahun nya jadi".

Bulan januari, tepatnya tanggal 23. Kita berangkat pagi pagi sekali menuju Bali dari bandara Husein, Bandung. Kita berangkat pagi karena takut macet. Takut nantinya ketinggalan pesawat. Untuk yang punya prinsip "Menunggu itu membosankan" kali ini prinsipnya dilanggar dulu yah. Ganti dengan "Akan indah pada waktunya" wkkwk. Biar gak ketinggalan pesawat gitu.

Jam 6.00 kita sudah tiba di Bandara. Saya ngopi dulu sambil melihat pesawat yang ngantri mau terbang. Sambil lihat pacar orang juga.

Jam 7.00 si bos memberikan tiket ke karyawannya. Beliau memesannya lewat online dan sudah dicetak (print). Jadi kita tinggal perlihatkan saja tiket dan boarding pass nya beserta KTP saat pemeriksaan petugas. Nanti ada check body juga. Semua barang kita akan di cek. Pokoknya ikutin saja prosedur di Bandara, jangan sok tau dan arogan agar kondisi aman terkendali. Semua barang atau koper diperiksa, tapi koper yang besar tidak bisa ditaruh di kabin pesawat. Hanya koper yang kecil dan ransel yang di izinkan di bawa. Koper yang besar di tempatkan di bagasi pesawat disatukan dengan koper orang lain. Jadi kita harus ingat ingat koper kita biar nanti ketika sampai di bandara tujuan tidak salah ambil.

Oke next, setelah itu kita verifikasi tiket kita. Kita ngantri di loket sesuai tujuan penerbangan kita dan maskapainya. Jadi jangan ngantri di loket lain. Bukan apa-apa, tapi buat apa? Udah ngantri lama terus salah tujuan pula. Hehehe

Setelah ngantri di loket Kita tinggal nunggu pesawat datang saja.

Jam 8.00 pesawat sudah landing nih. Saya dan robongan ngantri dan mulai masuk pesawat dan mencari kursi sesuai tiket. Dan beruntungnya ternyata tempat duduknya deket jendela sehingga bisa melihat pemandangan dari pesawat.

Setelah semua penumpang masuk. Pramugari memberikan arahan tentang rule ketika naik pesawat, fasilitas kursi dan video di pesawat, rule ketika keadaan darurat dan kapan harus pakai sabuk pengaman.

Tibalah saat mendebarkan itu. Pesawat sudah mulai berjalan. Mulai melakukan pemanasan dulu berkeliling track. Menunggu jadwal take off. Tak lama kemudian pesawat perlahan naik ke udara. Mulai manuver belok dan berkeliling mencari rute nya. Disinilah saat paling was-was bagi saya. Ada perasaan takut jatuh juga. Tapi perlahan hilang setelah pesawat naik tinggi. Lalu pesawat itu menabrak awan kinton yang tebal dan membuat pesawat bergetar kaya gempa. Ketika kondisi itu membuat takut juga.

Perjalanan mengudara rute Bandung bali sekitar 1 jam setengah. Jam 9.30 kita sudah berada di atas pulau bali. Pesawat yang saya tumpangi ini berkeliling pulau Bali. Berkeliling pulau bali tuh bukan mencari bule yang lagi mandi. Tapi bandara nya kebetulan lagi penuh, jadi gak sembarangan kita turun lepas landas. Kita harus menunggu momen yang pas sesuai jadwal. Agar tak tabrakan dengan pesawat lain.

Jadi, jika ada pesawat yang keliling keliling sekitar rumah kalian tuh. Bukan berarti pesawat itu mengintai kamu. Wkkk. Dan jangan pernah ngomong ke pesawat seperti ini "Kapal/pesawat minta duit !!!" Percuma lurr ga bakal kedengeran ko... aslinya. Di dalam pesawat tuh berisik banget suara mesinnya. Mana mungkin kedengeran suara dari darat.

Akhirnya pesawat ini pun sudah gilirannya lepas landas. Siap siap bergetar lagi hati kita berrrr... dan Alhamdulillah pesawatnya ga nyungsep atau berenang ke laut. Aman aman! "dalam hati berkata".

Kita tiba di bandara Ngurah Rai, Bali. Selanjutnya kita menunggu koper diturunkan dari pesawat dan mencari koper kita. Ingat ! Jangan bawa koper orang lain apalagi bawa istri atau suami orang.

Itulah sepenggal cerita saya saat pertama kali naik pesawat. Bagi yang sudah sering naik pesawat mungkin sudah biasa. Tapi bagi yang belum pernah mungkin ada perasaan was was seperti saya.

Sekian dulu ceritanya. Kita lanjut tentang tips dan aturan di pesawat. Next time...
Perhatian !
Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Dilarang keras berkomentar mengandung kata pornografi, sara, politik, jualan atau promosi, ujaran kebencian dan menyudutkan pihak tertentu. Bijaksanalah dalam memberi komentar. Terima kasih
0 Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *