Please enable JavaScript

Stress dengan pekerjaan yang monoton

Mungkin saat ini kamu sedang depresi atau mood kamu dalam bekerja telah menurun atau bahkan tidak bergairah sama sekali dalam bekerja.

Kamu membaca tulisan yang tepat saat ini. Jadi tetap lanjutkan membaca, gratis kok !

Sebetulnya masalah itu adalah hal umum dan setiap orang pasti pernah mengalaminya. Yang membdakan adalah apakah kamu stress sesaat atau sudah syndrom atau parah. Mungkin kamu bisa mencoba tips yang akan saya tulis kali ini.

Berpikir positif dengan yang kamu kerjakan

Hal yang membuat pekerjaan terasa berat adalah sebetulnya tekanan hidup kamu sendiri. Sebenarnya pekerjaan apapun akan terasa berat jika melakukannya tidak sepenuh hati dan kamu hanya berpikir bahwa kerja itu cukup datang, melakukan tugas harian dan menunggu pulang. Itu adalah pekerjaan yang sangat membosankan. Mau gitu terus? jadi sangat rugi jika pekerjaan hanya sebatas kerja. Tidak ada terobosan apapun dalam hidup. Oleh karena itu, jadikan pekerjaan sebagai ladang ibadah dan menuntut ilmu untuk memajukan bisnis sendiri

Hindari Begadang dan bangun lebih awal

Begadang jangan begadang, kalau tiada artinya. Itulah lagu dari bang Haji Rhoma Irama. Begadang memang perlu jika memang ada tugas yang harus dikerjakan dan harus selesai besok hari. 

Begadang itu membuat badan terasa lemah dan rasa malas pun akan menghampiri dan bawaannya ingin tidur karena ya kurang tidur. Jika dipaksakan kerja pun pasti di kantor bawaannya ingin tidur. Maka dari itu hindari begadang.

Jangan berekpetasi lebih pada kerjaan

Source : istockphoto.com

Punya ambisi dan ekpetasi lebih dalam bekerja itu sangat bagus karena dapat memotivasi sesorang dalam bekerja. Misalkan seorang sales yang terus mengejar target penjualan demi mendapatkan bonus. Atau seorang supervisor yang bekerja mati-matian demi mendapatkan promosi naik jabatan menjadi Manager. Begitu juga seorang manager yang banting tulang putar otak memeras keringat demi mendapatkan kesempatan menjadi Direktur. Itu semua tidak salah, malahan bagus.

Tetapi pada kenyataannya, ekpetasi itu tidak berbanding lurus dengan harapan. Jadi bersikap wajar saja dan jangan terlalu ambisius untuk mengejar sesuatu secara berlebihan. Rejeki itu tidak kemana. Yang penting berjuang yang kamu bisa dan terus memperbaiki kualitas diri. Suatu saat pasti akan tercapai, tentunya dengan izin Tuhan.

Jangan cari muka tapi cari ilmu dan cari teman

Kantor adalah tempat yang ideal untuk para pencari muka. Itu adalah hal yang lumrah. Tetapi kamu jangan terbawa arus yang demikian. Bersikap profesional saja. Ketika bekerja status kamu sama-sama karyawan dan ketika di luar kerja adalah teman atau sahabat. 

Bukan berarti kamu orang yang pasif. Saya tidak menyuruh demikian, jadi orang pasif justru akan membunuh karir kamu sendiri karena nanti kamu dianggap orang yang tidak bisa di andalkan.

Lakukan hobi yang menyenangkan

Biasanya perusahaan yang bagus akan memfasilitasi karyawannya sebagai penghargaan atas dedikasi nya bekerja di perusahaan. Kamu adalah aset perusahaan yang berharga. Dan perusahaan biasanya memberikan waktu agar kamu berkembang bersama. Hal itu biasanya berupa rewards, pendidikan dan hobi. Kamu bisa menjalankan hobi jika semua targetmu terpenuhi, biasanya atasan juga tidak mempermasalahkan itu selama positif.

Jika keadaan tidak mendukung, maka kamu dapat menjalankan hobi di luar kerja. Tentunya manajemen waktu kamu harus baik agar keduanya berjalan selaras.

Hindari orang yang negatif

Meskipun tempat kamu bekerja terlalu banyak orang negatif. Tetapi kamu pasti menemukan orang yang positif juga dan sehati mengerti keaadaan kamu. Bergaulah dengannya dan kurangi bergaul dengan orang negatif. Menghindar bukan sepenuhnya menghindar. Hanya menghindar dari pergaulan yang berlebihan, bukan menghindar dari bekerja sama dalam tim.

Ambil cuti dan liburan (Piknik)

Jika kamu bener-bener muak dan stress dengan pekerjaan, kamu seharusnya mengambil cuti tahunan dan mulai berlibur. Liburan bersama keluarga itu bisa menurunkan kadar stress dalam otak sehingga akan menimbulkan semangat baru. 

Bagaimana jika tidak berpengaruh?

Resign dan Cari pekerjaan lain

Jika semua upaya telah ditempuh tetapi tidak berdampak apapun dan justru semakin terpuruk maka jalan terakhir ini harus dilakukan. Yaitu keluar dari pekerjaan. Dan mulai cari pekerjaan baru. Carilah pekerjaan atau memulai bisnis yang menantang dan sesuai Passion kamu. 

Semoga apa yang saya tulis bisa menjadi pertimbangan dan menyelesaikan masalah kamu. Itu semua kembali ke diri kamu karena kamu yang mengendarai kehidupan kamu sendiri. Saya hanya menyampaikan pendapat yang sesuai pengalaman saya. Semoga bisa membantu.

Perhatian !
Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Dilarang keras berkomentar mengandung kata pornografi, sara, politik, jualan atau promosi, ujaran kebencian dan menyudutkan pihak tertentu. Bijaksanalah dalam memberi komentar. Terima kasih
0 Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *